Jurnal Ilmiah Persatuan Guru Republik Indonesia (JIPGRI) https://ojs.globalrci.or.id/jipgri en-US Mon, 09 Oct 2023 10:43:36 +0800 OJS 3.1.1.2 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PENGARUH REGULASI DIRI, ADVERSITY QUOTIENT, EFIKASI DIRI, DAN BERPIKIR DIVERGEN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 35 MAKASSSAR https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/2 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini adalah penelitian ex-post facto yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi diri, adversity quotient, efikasi diri, dan berpikir divergen terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Makassar. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Makassar sebanyak 275 siswa. Ukuran sampel penelitian sebanyak 163 siswa diperoleh dengan menggunakan rumus slovin dan pemilihan sampel dengan teknik systematic random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu angket regulasi diri, angket adversity quotient, angket efikasi diri, tes berpikir divergen, dan tes hasil belajar matematika. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebagian besar siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Makassar memiliki regulasi diri yang berada pada kategori sedang, adversity quotient berada pada kategori sedang, efikasi diri berada pada kategori tinggi, berpikir divergen berada pada kategori sedang, hasil belajar matematika pada aspek kognitif berada pada kategori rendah dan pada aspek keterampilan berada pada kategori rendah, (2) pengaruh regulasi diri secara langsung terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Makassar lebih besar daripada pengaruh regulasi diri secara tidak langsung (melaui berpikir divergen) terhadap hasil belajar matematikas siswa, (3) pengaruh adversity quotient secara langsung terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Makassar lebih besar daripada pengaruh adversity quotient secara tidak langsung (melaui berpikir divergen) terhadap hasil belajar matematikas siswa, (4) pengaruh efikasi diri secara langsung terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Makassar lebih besar daripada pengaruh efikasi diri secara tidak langsung (melaui berpikir divergen) terhadap hasil belajar matematikas siswa, (5) berpikir divergen berpengaruh signifikan secara langsung terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Makassar</p> </div> </div> </div> Andi Irma Suriani ##submission.copyrightStatement## https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/2 Mon, 09 Oct 2023 10:44:12 +0800 DESKRIPSI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA BERDASARKAN LANGKAH IDEAL PROBLEM SOLVING PADA MATERI SEGIEMPAT DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/3 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan langkah IDEAL problem solving pada materi segiempat ditinjau dari Adversity Quotient (AQ). Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek pada penelitian ini sebanyak 5 orang yaitu 2 subjek tipe AQ climbers dan 3 subjek tipe AQ campers yang diperoleh dari siswa kelas VIII B SMPN 1 Pangkajene. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang didukung oleh angket penulusuran AQ, tes kemampuan pemecahan masalah matematika, pedoman wawancara, dan lembar validasi sebagai instrumen pendukung. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas VIII B SMPN 1 Pangkajene : subjek tipe AQ climbers mampu mengatasi kesulitan memecahkan masalah matematika pada materi segiempat dengan kelima langkah IDEAL problem solving terlihat a) pada langkah mengidentifikasi masalah, climbers menuliskan apa yang diketahui pada soal, b) pada langkah menentukan tujuan, climbers mengemukakan hal yang ditanyakan pada soal, c) pada langkah mengeksplorasi strategi yang mungkin, climbers memilih strategi yang tepat untuk digunakan, d) pada langkah melaksanakan strategi, climbers mampu menyelesaikan masalah dengan tepat sesuai strategi yang direncanakan, dan e) pada langkah melihat kembali, climbers mengecek kembali jawaban yang diperolehnya dan menuliskan kesimpulan akhir dengan tepat. Sedangkan subjek tipe AQ campers belum mampu mengatasi kesulitan memecahkan masalah matematika pada materi segiempat dengan kelima langkah IDEAL problem solving terlihat a) pada langkah mengidentifikasi masalah, campers menuliskan apa yang diketahui pada soal, b) pada langkah menentukan tujuan, campers mengemukakan apa yang ditanyakan pada soal, c) pada langkah mengeksplorasi strategi yang mungkin, campers memilih strategi untuk digunakan, namun d) pada langkah melaksanakan strategi, campers tidak mampu menyelesaikan masalah dengan tepat sesuai strategi yang direncanakan, dan e) pada langkah melihat kembali, campers tidak mengecek kembali jawabannya yang diperoleh dan juga tidak menuliskan kesimpulan akhir.</p> </div> </div> </div> Anisah Syafiqah ##submission.copyrightStatement## https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/3 Mon, 09 Oct 2023 10:59:39 +0800 EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN STRATEGI “MURDER” DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS X SMA NEGERI 14 MAKASSAR https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/4 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan keefektifan model Problem Based Learning dengan Strategi “MURDER” dalam Pembelajaran Matematika Kelas X SMA Negeri 14 Makassar. Penelitian pra-eksperimen dengan One-Group Pretest Posttest Design untuk mencapai tujuan penelitian. Satuan eksperimen dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 14 Makassar. Pengambilan satuan eksperimen dilakukan secara cluster random sampling, dari 7 kelas terpilih yakni kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar, lembar observasi, dan angket respons siswa. Data aktivitas siswa dan respon siswa dianalisis menggunakan analisis statistika deskriptif sedangkan data hasil belajar matematika siswa menggunakan analisis statistika inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahawa penerapan model Problem Based Learning dengan strategi MURDER efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika materi Fungsi komposisi dan Invers ditinjau dari aspek: 1) rata-rata skor hasil belajar matematika aspek kognitif siswa pada posttest lebih besar dari 75 (KKM) yaitu sebesar 83 berada pada kategori Tinggi dengan ketuntasan klasikal sebesar 96,9% dan gain ternormalisasi diperoleh sebesar 0,79 berada pada klasifikasi Tinggi; 2) rata-rata skor hasil belajar matematika aspek keterampilan siswa pada posttest lebih besar dari 65 (KKM) yaitu sebesar 80,7 berada pada kategori Tinggi dengan ketuntasan klasikal sebesar 93,75% dan gain ternormalisasi diperoleh sebesar 0,77 berada pada klasifikasi Tinggi; 3) rata-rata skor aktivitas siswa sebesar 3,52 berada pada kategori sangat aktif; 4) rata-rata persentase respons siswa sebesar 82,14% berada pada kategori positif. Dengan demikian, model Problem Based Learning dengan strategi MURDER efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika pokok bahasan Fungsi Komposisi dan Invers pada siswa kelas X SMA Negeri 14 Makassar.</p> </div> </div> </div> Desi Ratnasari ##submission.copyrightStatement## https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/4 Mon, 09 Oct 2023 15:21:08 +0800 PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, EFIKASI DIRI, DAN ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MOTIVASI BERPRESTASI SISWA KELAS XI SMAN 18 MAKASSAR https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/5 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini merupakan penelitian Ex-post facto yang bertujuan untuk menganalisis ada tidaknya pengaruh kecerdasan emosional, efikasi diri, dan adversity quotient terhadap prestasi belajar matematika melalui motivasi berprestasi siswa kelas XI SMAN 18 Makassar. Variabel eksogen dalam penelitian ini adalah kecerdasan emosional, efikasi diri, dan adversity quotient, kemudian variabel intervening adalah motivasi belajar, dan variabel endogen adalah prestasi belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 18 Makassar yang terdiri dari 3 kelas sebanyak 106 siswa dengan ukuran sampel 83 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan proportional random sampling. Data yang diperoleh dari penelitian diperoleh dengan memberikan angket kecerdasan emosional, efikasi diri, adversity quotient, kemudian dokumentasi nilai prestasi belajar siswa pada materi barisan dan deret. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur, analisis ini untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung variabel eksogen terhadap variabel endogen. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa (1) kecerdasan emosional, adversity quotient, motivasi berprestasi, dan prestasi belajar berada pada kategori tinggi, (2) efikasi diri berada pada kategori sedang (3) kecerdasan emosional, efikasi diri, adversity quotient, motivasi berprestasi berpengaruh langsung signifikan terhadap prestasi belajar. matematika, (4) kecerdasan emosional, efikasi diri, adversity quotient berpengaruh signifikan melalui motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika.</p> </div> </div> </div> Wahyuningsih Nurmala ##submission.copyrightStatement## https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/5 Mon, 09 Oct 2023 00:00:00 +0800 EFEKTIVITAS INTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY DAN THINK PAIR SHARE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA UPT SPF SMPN 7 BULUKUMBA https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/6 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan integrasi model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dan Think Pair Share dalam pembelajaran Matematika pada Peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik sebanyak 37 peserta didik terdiri dari 2 kelas pada tahun pelajaran 2021/2022 dan sampel terdiri dari satu kelas yakni kelas VII A sebagai kelas eksperimen yang diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling dengan asumsi bahwa populasi homogen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes Hasil Belajar, Lembar Observasi Aktivitas Peserta Didik dan Angket Respons Peserta Didik terhadap penerapan integrasi model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dan tipe Think Pair Share. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Dari hasil analisis deskriptif diperoleh bahwa: (1) rata-rata hasil pretest peserta didik adalah 21,12 (kategori sangat rendah) dengan simpangan baku 8,80 dan rata-rata hasil posttest peserta didik adalah 78,88 (kategori tinggi) dengan simpangan baku 10,43, (2) tingkat ketuntasan klasikal sebesar 88%, (3) rata-rata gain ternormalisasi hasil belajar matematika sebesar 0,73 (kategori tinggi), (4) aktivitas peserta didik dalam pembelajaran matematika sebesar 3,77 (kategori sangat aktif), dan (5) skor rata-rata respons peserta didik terhadap penerapan integrasi model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dan Think Pair Share dalam pembelajaran Matematika adalah 3,72 (kategori positif) dengan simpangan baku sebesar 0,23. Dari hasil analisis inferensial dengan menggunakan taraf signifikansi 5% diperoleh bahwa: (1) rata-rata hasil belajar peserta didik pada penerapan integrasi model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dan Think Pair Share dalam pembelajaran Matematika lebih besar dari 70 (KKM), (2) skor rata-rata gain ternormalisasi peserta didik yang diajar pada penerapan integrasi model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dan Think Pair Share dalam pembelajaran Matematika lebih besar dari 0,30, (3) ketuntasan klasikal hasil belajar peserta didik yang diajar pada penerapan integrasi model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dan Think Pair Share dalam pembelajaran Matematika tercapai yaitu lebih dari 80% peserta didik yang skor posttest-nya melebihi KKM, (4) skor rata-rata respons peserta didik yang diajar pada penerapan integrasi model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dan Think Pair Share dalam pembelajaran Matematika lebih besar dari 2,5. Secara umum disimpulkan bahwa penerapan integrasi model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dan Think Pair Share efektif diterapkan dalam pembelajaran Matematika pada kelas VII A UPT SPF SMPN 7 Bulukumba.</p> </div> </div> </div> Asmaul Husna Rasyid, Nurwati Djam’an, Awi Dassa ##submission.copyrightStatement## https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/6 Mon, 09 Oct 2023 18:29:53 +0800 PENGARUH EMBEDDED QUESTIONS VIDEO PADA MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI KELAS VII UPTD SMPN 7 BARRU https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/7 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan pra- eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan embedded questions video pada model pembelajaran flipped classroom terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII UPTD SMPN 7 Barru. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas VII UPTD SMPN 7 Barru sebanyak 6 kelas, sedangkan sampel terdiri dari satu kelas eksperimen yakni kelas VII.1A dengan jumlah siswa 17 orang yang diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Data hasil penelitian diperoleh dari lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa dan tes hasil belajar matematika pada materi segiempat dan segitiga berupa pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori terlaksana dengan baik, aktivitas siswa berada pada kategori aktif, ketuntasan klasikal siswa yakni rata-rata skor posttest adalah 90,12% melebihi nilai KKM, dan N- Gain berada pada kategori tinggi. Berdasarkan N-Gain score yang diperoleh, terdapat peningkatan hasil belajar matematika yang lebih baik dengan penggunaan embedded questions video pada model pembelajaran flipped classroom. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial diperoleh P &lt; 0,001 lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang signifikan penggunaann embedded questions video pada model pembelajaran flipped classroom terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII UPTD SMPN 7 Barru.</p> </div> </div> </div> Fauziah Fauziah, Rusli Rusli, Maya Sari Wahyuni ##submission.copyrightStatement## https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/7 Mon, 09 Oct 2023 18:39:22 +0800 EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF COURSE REVIEW HURRAY DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA KELAS VII SMP NEGERI 11 BARRU https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/8 <div class="page" title="Page 73"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan pra- eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif course review hurray ditinjau dari gaya kognitif siswa kelas VII SMP Negeri 11 Barru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 11 Barru tahun ajaran 2021/2022. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan Teknik Cluster Random Sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes GEFT, dan tes hasil belajar. Data tersebut dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 11 Barru dengan diterapkan model pembelajaran kooperatif course review hurray lebih besar dari kriteria ketuntasan minimal, (2) rata-rata peningkatan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model kooperatif course review hurray lebih besar dari kategori sedang (3) ketuntasan klasikal hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif course review hurray lebih dari 80% siswa yang skor posttest-nya melebihi kriteria ketuntasan minimal.</p> </div> </div> </div> muawiah Indah Magfirah, Rosidah Rosidah, Hamzah Upu ##submission.copyrightStatement## https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/8 Mon, 09 Oct 2023 18:50:55 +0800 DESKRIPSI PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS VIII UPT SPF SMP NEGERI 04 MAKASSAR https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/9 <div class="page" title="Page 85"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep dan keterampilan pemecahan masalah pada Sistem Persamaan Linier Dua Variabel siswa kelas VIII UPT SPF SMPN 4 Makassar berdasarkan gaya belajar visual dan auditori. Instrumen yang digunakan adalah angket gaya belajar, pemahaman konsep, tes pemecahan masalah, dan wawancara. Analisis data menggunakan kondensasi data, display data, dan verifikasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber. Subjek penelitian adalah dua siswa visual dan dua siswa auditori. Pemahaman konseptual mengacu pada lima indikator sedangkan kemampuan pemecahan masalah matematis mengacu pada tahapan Polya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pemahaman konsep siswa kelas VIII UPT SPF SMPN 4 Makassar dengan gaya belajar visual dan auditori adalah: mampu menyatakan kembali konsep dengan baik, mengklasifikasikan, memberi contoh dan bukan contoh, menyatakan konsep kemudian mempresentasikannya. dalam bentuk representasi matematis, menggunakan dan memanfaatkan beberapa prosedur operasi penyelesaian, namun siswa auditori hanya mampu menggunakan prosedur atau operasi tertentu. Siswa visual dan auditori dalam menyelesaikan masalah matematika menunjukkan bahwa mereka mampu memahami masalah dengan baik, mengidentifikasi dan membedakan informasi penting yang diperlukan, namun siswa visual tidak menuliskan secara sistematis apa yang diketahui dan ditanyakan. Siswa visual dan auditori juga mampu membuat rencana untuk memecahkan, melaksanakan, dan meninjau.</p> </div> </div> </div> Saharuddin Darmin ##submission.copyrightStatement## https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/9 Mon, 09 Oct 2023 00:00:00 +0800 PANGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS STEM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 LIBURENG, KABUPATEN BONE https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/10 <div class="page" title="Page 97"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pegembangan LKPD, kevalidan dan kepraktisan LKPD yang telah dikembangkan dan keefektifan LKPD. LKPD berbasis STEM yang telah dikembangkan berisi materi sistem persamaan linear dua variabel yang dapat membantu kemampuan peserta didik dalam proses pembelajaran.Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&amp;D) yang menggunakan model ADDIE yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket dan tes hasil belajar, sedangkan teknik analisis data yaitu dengan kualitatif dan kuantitatif. Instrument yang digunakan adalah lembar validasi, angket dan tes hasil belajar. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli desain dan media. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh peneliti, maka dapat diketahui bahwa setelah dilakukan analisis maka sangat perlu dikembangkan suatu produk LKPD matematika berbasis STEM untuk peserta didik kelas VIII. Produk dirancang dengan memperhatikan bagian awal, isi dan penutup. Selanjutnya LKPD dikembangkan dengan divalidasi dan direvisi untuk mengetahui kelayakan produk. Berdasarkan penilaian dari ahli materi dan ahli media diperoleh persentase 85% dan 83,33% dengan kategori “layak”. LKPD di implementasikan untuk mengetahui kepraktisannya. Dari hasil analisis respon guru dan peserta didik diperoleh persentase 85% dan 80,34% dengan kategori sangat baik atau praktis. Selanjunya dilakukan evaluasi untuk mengetahui keefektifan penggunaan LKPD yang diperoleh dari peningkatan hasil belajar peserta didik dibuktikan dengan hasil N- Gain sebesar 0,75 dengan kategori tinggi.</p> </div> </div> </div> Ayu Astari ##submission.copyrightStatement## https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/10 Mon, 09 Oct 2023 19:01:37 +0800 UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR TENTANG ZAKAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA PESERTA DIDIK KELAS VI SD NEGERI 01 PASANGKAYU KECAMATAN PASANGKAYU https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/11 <div class="page" title="Page 105"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>enelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PAIBP pada materi Zakat di kelas VI SD Negeri 01 Pasangkayu. Subyek penelitian adalah pendidik dan peserta didik kelas VI SD Negeri 01 Pasangkayu tahun pelajaran 2022/2023. Jumlah peserta didik sebanyak 28 orang yang terdiri dari 11 laki-laki dan 17 perempuan. Obyek penelitian adalah model pembelajaran problem based learning dan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PAIBP materi zakat di kelas VI SD Negeri 01 Pasangkayu. Desain PTK dilakukan sebanyak 2 siklus yang memuat empat langkah, yaitu: 1) perencanaan, 2) tindakan atau pelaksanaan, 3) observasi atau pengamatan, dan 4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Problem Based Learning dapat meningkatkan minat belajar peserta didik pada kelas VI SD Negeri 01 Pasangkayu, pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.</p> </div> </div> </div> Kamiluddin Kamiluddin ##submission.copyrightStatement## https://ojs.globalrci.or.id/jipgri/article/view/11 Mon, 09 Oct 2023 19:09:51 +0800