Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Materi Segiempat Dan Segitiga Melibatkan Kearifan Lokal Mandar Pada Peserta Didik MTs DDI Lapeo
Abstract
Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, hasil pengembangan, validitas dan kepraktisan serta keefektifan perangkat pembelajaran melibatkan kearifan lokal Mandar pada pembelajaran matematika peserta didik kelas VII MTs DDI Lapeo meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja peserta didik, instrumen penilaian proses dan hasil belajar. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII MTs DDI Lapeo berjumlah 18 orang. Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Thiagarajan yang dikenal dengan model 4-D dengan urutan tahapan yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Pada tahap pendefinisian diperoleh informasi tentang permasalahan yang melatarbelakangi perlunya pengembangan perangkat pembelajaran melibatkan kearifan lokal Mandar pada pembelajaran matematika peserta didik kelas VII MTs DDI Lapeo. Pada tahap perancangan dihasilkan rancangan awal dari perangkat pembelajaran melibatkan kearifan lokal Mandar beserta instrumen penelitiannya. Pada tahap pengembangan dilakukan uji validitas oleh validator terhadap rancangan awal perangkat pembelajaran yang dikembangkan beserta instrumen penelitiannya kemudian direvisi berdasarkan penilaian dan saran dari validator, selanjutnya dilakukan uji coba pada subjek penelitian. Hasil dari penilaian validator menunjukkan perangkat pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria valid. Hasil dari ujicoba menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran matematika melibatkan kearifan lokal Mandar memenuhi kriteria praktis dan efektif. Hal ini didasarkan pada : (1) keterlaksanaan perangkat pembelajaran berada pada kategori sangat praktis sebesar 94%; (2) hasil dari instrumen penilaian berada pada kategori sangat efektif sebesar 94% dan (3) umumnya peserta didik memberikan respon positif terhadap perangkat pembelajaran yang digunakan dengan persentase sebesar 93%.
References
Gunada, I. W., Sahidu, H., & Sutrio, S. 2017. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Sikap Ilmiah Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 1(1). https://doi.org/10.29303/jpft.v1i1.233
Ikhwanudin, T. 2018. Pembelajaran Matematika Berbasis Kearifan Lokal untuk Membangun Karakter Bangsa. Jurnal Pendidikan Matematika UPI, 6(1).
Nurliastuti, E., Dewi, N. R., & Priyatno, S. 2018. Penerapan Model PBL Bernuansa Etnomatematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Prisma.
Pitriani, P. 2022. Development of Mathematics Learning Video based on Palembang Local Wisdom about Prism Materials. Desimal: Jurnal Matematika, 5(1). https://doi.org/10.24042/djm.v5i1.9735
Pujiastuti, H., Utami, R. R., & Haryadi, R. 2020. The Development of Interactive Mathematics Learning Media based on Local Wisdom and 21st Century Skills: Social Arithmetic Concept. Journal of Physics: Conference Series, 1521(3), 032019. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1521/3/032019
Ranti, M. G. (2022). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Bilingual Berbasis Kearifan Lokal Kalimantan Selatan. Jurnal Pendidikan Matematika (JPM), 8(1), 27-36.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta CV.
Toharudin, U., Kurniawan, I. S., & Fisher, D. 2021. Sundanese Traditional Game ‘Bebentengan’ (Castle): Develop of Learning Method Based On Sundanese Local Wisdom. European Journal of Educational Research, Vol. 10. https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1284396.pdf
Trianto. 2012. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta : Bumi Aksara.
Yuliani, A. M., & Irham, M. 2022. Development of Sumbawa Local Wisdom-Based Mathematics Module. Jurnal Matematika Kreatif Dan Inovatif, 13(1).









