Eksplorasi Proses Pemecahan Masalah Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa Menggunakan Model ICARE

  • Mulyanti Rahma Program Studi Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Nuranisa Nuranisa Tadris Matematika, Institut Agama Islam Negeri Parepare, Parepare, Indonesia
  • Suradi Suradi Program Studi Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Wahidah Sanusi Program StudiPendidikan Matematika, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
Keywords: Problem solving, Learning independence, ICARE model

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemecahan masalah dan kemandirian belajar menggunakan model ICARE. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi (mixed methods) dengan desain The exploratory sequential. Tahap pertama akan dilakukan penggumpulan data kualitatif, kemudian pada tahap kedua dilakukan pengumpulan data kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 32 orang dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan berupa instrumen tes dan non tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam data kualitatif menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, sedangkan data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil tes kemampuan pemecahan masalah menggunakan perhitungan uji N-Gain score sebesar 0,5821 dan dikategorikan sedang. Nilai rata-rata pemecahan masalah matematis yang didapatkan siswa sebesar 85,47 dan nilai rata-rata kemandirian belajar sebesar 63,47. Jika ditinjau dari nilai KKM sekolah sebesar ≥72 maka perolehan nilai rata-rata yang didapatkan sudah tuntas.

References

Amelia, N. N. P. (2022). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis ICARE pada materi Statistika kelas VIII SMP [Tugas akhir, tidak dipublikasikan].
Andayani, F., & Lathifah, A. N. (2019). Analisis kemampuan pemecahan masalah siswa SMP dalam menyelesaikan soal pada materi aritmatika sosial. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.31004/cendekia.v3i1.78
Ansori, Y., & Herdiman, I. (2019). Pengaruh kemandirian belajar terhadap kemampuan pemecahan. Jurnal Pendidikan, 3(1), 11–19.
Nikmaturrahma, F. K. N. F. (2022). Pengembangan modul pembelajaran matematika berbasis ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection, Extension) untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa. Jurnal UIN Antasari, 10(2), 60–80.
Nurhayati, E. (2017). Penerapan scaffolding untuk pencapaian kemandirian belajar siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika, 3(1), 21–26.
Polya, G. (1978). How to solve it: A new aspect of mathematical method (2nd ed.). The Mathematical Gazette.
Sundayana, R. (2018). Kaitan antara gaya belajar, kemandirian belajar, dan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP dalam pelajaran matematika. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 75–84. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v5i2.262
Yasa, N. Y. P., Astawa, I. W. P., & Sudiarta, I. G. P. (2019). Pengaruh model pembelajaran ICARE berbantuan masalah matematika terbuka terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Jurnal Pendidikan, X(1), 2599–2600.
Yulianti, C., & Wahyuni, M. A. (2019). Penerapan model pembelajaran Introduction, Connection, Application, Reflection, Extension (ICARE). Jurnal Pendidikan, 1–5.
Zulfah. (2019). Analisis kemampuan peserta didik SMP di Bangkinang melalui penyelesaian soal PISA 2015. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 350–362. https://doi.org/10.31004/cendekia.v3i2.126
Published
2025-06-26
How to Cite
Rahma, M., Nuranisa, N., Suradi, S., & Sanusi, W. (2025). Eksplorasi Proses Pemecahan Masalah Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa Menggunakan Model ICARE. Jurnal Profesi Pendidik Dan Tenaga Kependidikan, 10(3), 313-321. Retrieved from https://ojs.globalrci.or.id/jpptk/article/view/45
Section
Articles