Analisis Kemampuan Literasi Matematika Berdasarkan Gaya Belajar Siswa Materi Bangun Ruang SD
Abstract
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematika berdasarkan gaya belajar siswa pada materi bangun ruang di kelas VI SDN 190 Barru. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Hasil dari penelitian adalah (1) siswa dengan gaya belajar visual, untuk soal nomor satu, subjek pertama mampu memenuhi 3 indikator literasi matematika, sedangkan subjek kedua hanya memenuhi 1 indikator literasi matematika. Pada soal nomor dua, subjek pertama juga mampu memenuhi 3 indikator literasi matematika, sedangkan subjek kedua juga hanya mampu memenuhi 1 indikator literasi matematika (2) siswa dengan gaya belajar auditori, untuk soal nomor satu, subjek pertama mampu memenuhi 3 indikator literasi matematika, sedangkan subjek kedua hanya memenuhi 1 indikator literasi matematika. Pada soal nomor dua, subjek pertama juga mampu memenuhi 3 indikator literasi matematika, sedangkan subjek kedua juga hanya mampu memenuhi 1 indikator literasi matematika (3) siswa dengan gaya belajar kinestetik, untuk soal nomor satu, baik subjek pertama maupun kedua mampu memenuhi 3 indikator literasi matematika, meskipun ada satuan pada subjek pertama yang lupa dituliskan. Pada soal nomor dua, baik subjek pertama maupun kedua juga mampu memenuhi 3 indikator literasi matematika. Jadi, siswa bergaya belajar visual memiliki kemampuan literasi matematika yang cukup baik karena mampu menuliskan jawabannya dengan rapi. Adapun siswa bergaya belajar auditori cukup baik pada kemampuan literasi matematika karena mampu menyampaikan pendapatnya dengan baik. Adapun siswa bergaya belajar kinestetik memiliki kemampuan literasi matematika yang sangat baik karena mampu menggambarkan jawabannya.
References
Andri Suryana. (n.d.). “Kemampuan Berpikir Matematis Tingkat Lanjut.” (Makalah Dipresentasikan Dalam Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika, Yogyakarta,), 41.
Anisa Riski Amalia. (2019). Anisa Riski Amalia dan Tri Nova Yunianta, “Deskripsi Proses Kognitif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berdasarkan Modes Of Representation Teori Bruner”, Jurnal Riview Pembelajaran Matematika, 4: 1, (Juni, 2019), 59.
Bell, F. (1981). Teaching and Mathematics (in Secondary School). Lowa Wm.C. Brown Company.
Buto, Z. A. (n.d.). MODERN. 55–70.
Danisman, S. (2016). The predictive power of fifth graders’ learning styles on their mathematical reasoning and spatial abilityFootnote.
Eddie Gray, dkk. (2007). “Abstraction As A Natural Process Of Mental Compression.” Mathematics Education Research Journal, 19:2.
Elly S, A., & Mandasari, N. (2018). Analisis Proses Abstraksi Matematika Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika: Judika Education, 1(2), 61–70.
Pambudi, R. N. (2020). KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL TRIGONOMETRI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DI KELAS X MAN 3 TULUNGAGUNG.
Wibowo, N. (2016). Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa Melalui Pembelajaran Berdasarkan Gaya Belajar Di Smk Negeri 1 Saptosari. Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education), 1(2), 128–139. https://doi.org/10.21831/elinvo.v1i2.10621
Wilujeng, S., & Sudihartinih, E. (2021). Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Smp Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa. JPMI: Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 6(2), 53–63. https://doi.org/10.26737/jpmi.v6i2.2415









