Deskripsi Kemampuan Metakognisi Peserta Didik dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Tingkat Kecerdasan Intrapersonal
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan metakognisi peserta didik dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari tingkat kecerdasan intrapersonal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dimulai dengan menentukan subjek penelitian menggunakan angket kecerdasan intrapersonal. Terdapat 3 tingkat kecerdasan intrapersonal yang digunakan, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Berdasarkan hasil analisis angket kecerdasan intrapersonal, dipilih 6 subjek dari 35 siswa kelas X-MIA-4 Madrasah Aliyah Negeri 1 Makassar. Keenam subjek tersebut terdiri dari 2 siswa yang mewakili setiap tingkat kecerdasan intrapersonal. Selanjutnya, subjek terpilih diberikan tes pemecahan masalah matematika yang berupa materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) dan melakukan wawancara pada saat pengerjaan tes berlangsung. Pengecekan keabsahan data menggunakan membercheck dan triangulasi sumber. Hasil penelitian yang diperoleh mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan metakognisi dalam pemecahan masalah matematika untuk subjek dengan tingkat kecerdasan intrapersonal tinggi, sedang, dan rendah. Subjek yang memiliki tingkat kecerdasan intrapersonal tinggi, melibatkan pengetahuan dan keterampilan metakognisi dalam setiap tahapan pemecahan masalah. Subjek yang memiliki tingkat kecerdasan intrapersonal sedang, melibatkan pengetahuan dan keterampilan metakognisi pada tahapan memahami masalah dan merencanakan pemecahan masalah. Subjek yang memiliki tingkat kecerdasan intrapersonal rendah, belum maksimal dalam melibatkan pengetahuan dan keterampilan
References
Anggo, M. (2011). Pemecahan masalah matematika kontekstual untuk meningkatkan kemampuan metakognisi peserta didik. Jurnal Edumatica, 1(2), 35-42.
Haryani, D. (2011). Pembelajaran matematika dengan pemecahan masalah untuk menumbuhkembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA, Yogyakarta, Indonesia: 14 Mei 2011. Hal: 121-126.
Iffah, J. D. N. (2010). Profil metakognisi peserta didik SMA dalam memecahkan open-ended problem picture ditinjau dari kemampuan matematika (Tesis). UNESA, Surabaya, Indonesia.
Lestari, A.I.A. (2021). Pengaruh kecerdasan intrapersonal, kecerdasan interpersonal, dan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika peserta didik di kelas X SMA negeri 7 maros (Tesis tidak dipublikasi). Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia.
Murdiana, I N.. (2015). Pembelajaran pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika. AKSIOMA Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 1-11.
Ozsoy, G. (2019). The effect of metacognitive strategy training on mathematical problem solving achievement. Journal Internatioanal, 1(2), 28-39.
Sefrina, A. (2013). Deteksi minat bakat anak. Yogyakarta, Indonesia: Media Pressindo.
Sumarsono, P., Inganah, S., Daroe, I., & Husamah. (2020). Belajar dan pembelajaran di era milenial. Malang, Indonesia: UMM Press.
Udil, P. A. (2019). Proses metakognisi dalam pemecahan masalah matematika. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Peran Pendidikan Matematika dalam Era Revolusi Industri 4.0, Kupang: Juli 2019. Hal: 81-88.
Zahra, P., Gresinta, E., dan Pratiwi, R. H. (2021). Pengaruh Kecerdasan Intrapersonal terhadap kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran biologi. EduBiologia, 1(1), 48-54.









